Cerita Kami

Bambang (nama disamarkan) adalah penerima beasiswa, selain itu ia juga aktif di Remalia (Remaja Aulia), menjabat sebagai wakil ketua Remalia. Bambang adalah anak kedua dari empat bersaudara. Bambang sekarang ini duduk di kelas 12, bersekolah di SMK Muhamdyah, dengan jurusan Teknik Kendaraan Ringan.

Bambang adalah anak yang rajin. Setiap pagi, ia mengantarkan ibunya ke pasar tradisional untuk membeli keperluannya. Ibunya menjual makanan, beliau menggunakan setengah dari rumahnya yang tidak seberapa luas untuk berjualan. Di malam hari, seluruh anggota keluarga berkumpul dan tidur bersama di sana. Meskipun rumah tersebut kecil, namun mereka bersyukur karena tidak perlu membayar sewa karena rumah tersebut milik neneknya. Ayah Bambang bekerja sebagai tukang ojek, penghasilan yang didapat tidak dapat diharapkan, apalagi sekarang ini saingan bertambah banyak.

Di waktu libur, Bambang bekerja sebagai asisten tukang bangunan, atau terkadang jika hari sedang hujan, ia bekerja sebagai ojek payung. Di waktu lain, ia menggantikan ayahnya sebagai tukang ojek untuk menghasilkan uang. Ia bekerja untuk menghasilkan uang, kemudian uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhannya dan juga membeli peralatan sekolah.

Kakak tertuanya, Joni, tidak tamat sekolah dan sekarang menjadi pengangguran. Menyadari keadaan tersebut, Bambang sangat termotivasi. Ia tidak mau putus sekolah, ia berjanji kepada dirinya agar tamat sekolah. Katanya, “Saya tidak ingin seperti abang saya, saya ingin lulus sekolah dan mendapat pekerjaan yang bagus untuk membantu orangtua saya, apalagi saya masih mempunyai dua adik kecil.”

Ia juga mempunyai mimpi untuk menjadi pemain bola dan masuk dalam Tim Nasional Indonesia. Bambang sering berlatih sepakbola dan bermain dalam tim sepakbola di lingkungan rumah. Ia juga berpartisipasi dalam beberapa lomba dan dalam perlombaan terakhir yang diikuti, timnya memenangkan tempat ketiga. Semoga impian Bambang terwujud ya.

 

Farrah HIkmahiyah

Penulis

 

Dodi
Bambang
Lisa
Yayasan Aulia adalah lembaga yang independen, nirlaba, dan non partisan.