Cerita Kami

Dodi (bukan nama sebenarnya), adalah salah satu penerima beasiswa dari Yayasan Aulia. Ia tinggal di salah satu lingkungan kumuh di Jakarta Utara. Dodi adalah anak pertama. Ia mempunyai dua orang saudara perempuan dan seorang saudara laki-laki. Mereka tinggal di sebuah rumah kontrakan kecil. Ayah Dodi bekerja sebagai pedagang kaki lima, sementara ibunya bekerja sebagai ibu rumah tangga. Dodi biasanya bekerja setelah pulang sekolah, membantu ayahnya menjual baju bekas di jalan. Mereka berjuang untuk bertahan hidup dan menghasilkan sedikit uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka.

Sewaktu Dodi masih kecil, mereka tidak mempunyai uang yang cukup untuk dapat tinggal bersama, jadi orangtuanya menitipkannya kepada neneknya di kampong halamannya di Jawa Tengah. Meskipun dalam keadaan miskin, Dodi dapat menyelesaikan pendidikan SMPnya di sana. Setelah tamat SMP, ayahnya merasa ini saat yang tepat untuk membawa Dodi tinggal bersama lagi, dan melanjutkan sekolah SMA di Jakarta. Ia meyakini, pendidikan adalah jalan terbaik untuk keluar dari kemiskinan.

Ayahnya mendatangi kenalannya yang cukup mampu, yang ia rasa bisa membantu Dodi untuk melanjutkan sekolah. Mereka membantu tetapi tidak dapat melanjutkan dukungan biaya tersebut. Hingga suatu hari, berdasarkan informasi yang didapatkan dari saudaranya, ia mendatangi Yayasan Aulia untuk mengajukan bantuan beasiswa. Setelah melewati proses wawancara dan survey, Yayasan Aulia memutuskan Dodi berhak untuk menerima beasiswa.

Hidup dalam kemiskinan tidak membuatnya menyerah. Dodi tetap belajar sambil membantu ayahnya bekerja. Biasanya ia memulai kerja jam 4 sore sampai dengan jam 1 dini hari. Sekolah dan bekerja adalah aktivitas hariannya.

Dodi juga pekerja keras dan anak yang bertanggung jawab, untuk anak seusianya Ia cukup matang. Di sekolah ia terkenal sebagai anak yang cerdas dan menonjol.

Seperti anak yang lain, Dodi juga mempunyai impaian, “Saya ingin menjadi pebisnis dan penyedia lapangan kerja untuk semua orang”. Kami juga berdoa agar mimpinya menjadi nyata. Seperti kata Albert Einstein: “Jangan menyerah dengan apa yang kau inginkan. Sesorang dengan mimpi besar lebih kuat daripada seorang dengan kenyataan yang dimilikinya.

 

Jakarta, 26 Juni 2015

 

Wihya Wulandari

Penulis

 

Dodi
Bambang
Lisa
Yayasan Aulia adalah lembaga yang independen, nirlaba, dan non partisan.